Begini Strategi Pemasaran Sektor Pariwisata, Pebisnis Wajib Coba!

View : 
779
Begini Strategi Pemasaran Sektor Pariwisata, Pebisnis Wajib Coba!

Salah satu model bisnis yang menjanjikan saat ini yaitu bisnis wisata. Tingginya minat wisatawan asing ke Indonesia menjadi salah satu faktor utama kenapa bisnis ini sangat potensial.

Namun, tahukah Anda bagaimana strategi pemasaran sektor pariwisata agar berhasil? Baca penjelasannya dibawah ini.

Strategi Pemasaran Sektor Pariwisata

Adapun strategi pemasaran untuk sektor pariwisata yang penting untuk Anda ketahui yaitu:

1. Membangun Identitas Tempat Wisata

Untuk memasarkan tempat wisata, Anda tentunya juga perlu membangun identitas tempat wisata tersebut. Ini penting karena identitas menjadi bahan informasi untuk calon pelanggan sehingga bisa tertarik untuk mengunjungi tempat wisata tersebut.

Informasi tersebut bisa berupa hal-hal apa saja yang ditawarkan kepada wisatawan dan hal apa saja yang membuat tempat wisata tersebut berbeda dari tempat wisata lainnya. Mulai dari fasilitas tempat tinggal hingga fasilitas transportasi saat berkeliling tempat wisata tersebut bisa Anda sertakan saat menyampaikan identitas ini.

Tempat wisata yang unik dan cantik biasanya menjadi incaran para wisatawan. Jadi sebaiknya Anda benar-benar membuat identitas wisata yang unik dan bisa membuat para wisatawan tertarik mengunjungi tempat Anda.

2. Menetapkan Harga yang Tepat

Harga merupakan hal yang paling banyak diperhatikan oleh calon konsumen. Jadi sebaiknya lebih hati-hati dalam menentukan harga wisata yang Anda tawarkan.

Untuk menerapkan strategi pemasaran pariwisata ini, Anda bisa riset pasar terlebih dahulu. Harga biasanya akan mencerminkan fasilitas apa saja yang Anda berikan kepada pengunjung.

Namun ingat juga bahwa tidak semua orang yang berkunjung berasal dari keluarga mampu. Jadi Anda juga sebaiknya tidak memasang harga yang terlampau tinggi.

Hindari penentuan harga yang sembarang karena harga yang terlalu mahal namun tidak sesuai dengan kelengkapan fasilitas bisa membuat pengunjung kecewa. Anda tentunya tidak ingin pengunjung kecewa, bukan?

3. Menentukan Target Pasar

Dalam bisnis pariwisata, Anda juga perlu menentukan target pasar. Salah satu strategi ini penting karena bisa membantu pengelola mengetahui kepada siapa mereka akan memasarkan tempat wisatanya.

Tidak hanya itu, penentuan target pasar yang tepat juga akan sangat berpengaruh terhadap banyak dan sedikitnya wisatawan yang datang. Hal ini karena penentuan target pasar bisa sangat membantu menentukan bagaimana kegiatan promosi untuk bisnis Anda nantinya.

Misalnya Anda ingin menawarkan paket wisata taman bermain anak-anak. Maka target pasar Anda tentunya anak-anak kecil atau mungkin ibu-ibu. Dalam hal ini Anda bisa membuat strategi pemasaran yang lebih imajinatif sehingga bisa menarik banyak anak-anak untuk mengunjunginya.

4. Merumuskan Unique Selling Proposition (USP)

Unique selling proposition merupakan hal yang bisa membedakan suatu usaha dengan usaha lainnya. Hal ini karena USP bisa menciptakan nilai unik pada bisnis Anda. Jadi seorang pebisnis harus merumuskan USP dalam strategi pemasaran pariwisatanya jika ingin sukses di pasaran.

Strategi pemasaran pariwisata ini sangat bermanfaat untuk menarik para pengunjung ke tempat wisata yang Anda tawarkan. Karena sebagian besar orang pasti menyukai hal-hal yang unik dan baru apalagi untuk seorang traveller yang tujuan utamanya traveling adalah mencari hal-hal baru.

5. Membuat dan Mengoptimalkan Google My Business

Google memiliki layanan bernama Google My Business yang bisa mengatur keberadaan tempat wisata. Layanan ini bisa membantu calon pengunjung untuk tahu lebih jauh mengenai tempat wisata yang akan mereka kunjungi. Dengan kata lain, layanan ini bisa membuat tempat wisata yang Anda tawarkan lebih terkenal.

Tidak hanya itu, layanan ini juga bisa memungkinkan para pengunjung untuk memberikan nilai dan review setelah berwisata ke tempat tersebut. Nah dari hasil review itulah nanti akan sangat membantu untuk proses pemasaran tempat wisata tersebut. Tertarik mencoba?

6. Mengoptimalkan Konten pada Website

Strategi ini juga wajib Anda coba karena untuk pemasaran bisnis tidak bisa hanya dari satu media. Anda bisa memanfaatkan website sebagai wadah untuk menyediakan informasi bagi calon pengunjung.

Informasi yang dimaksud tentunya harus informatif terkait tempat wisata tersebut. Nah pada tahap inilah, sangat penting sekali Anda mencari orang yang mampu mengelola website tersebut dengan baik.

Anda bisa menggunakan jasa pembuat konten atau developer website yang sudah banyak di pasaran. Tapi jika Anda menggunakan cara ini, Anda perlu mengeluarkan biaya lebih karena jasa ini tentunya tidak gratis.

Jika tidak ingin mengeluarkan biaya, Anda bisa mencari partner yang ahli di bidang ini untuk memulai bisnis wisata. Tidak hanya mengirit biaya, Anda juga akan mendapatkan partner bisnis untuk diskusi strategi pemasaran yang tepat.

7. Manfaatkan Media Sosial dengan Baik

Tidak hanya website, Anda juga perlu memanfaatkan media sosial sebagai strategi pemasaran untuk pariwisata tersebut. Ini penting mengingat jumlah pengguna media sosial saat ini sudah sangat banyak mulai dari Instagram, Facebook, ataupun TikTok.

Tidak hanya itu, media sosial juga memungkinkan untuk upload gambar dan video. Ini tentunya bisa menjadi wadah terbaik untuk menampilkan wisata yang sedang Anda coba pasarkan.

8. Maksimalkan Platform Layanan Pemesanan Tiket

Saat ini, aplikasi jasa pemesanan tiket sudah sangat banyak. Ada Traveloka, PegiPegi, Tiket.com, dan banyak lagi.

Anda bisa menggunakan layanan tersebut untuk memaksimalkan proses pemasaran wisata terutama pemasaran hotel. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya Anda menggunakan berbagai platform.

9. Menjalin Kemitraan

Sebuah sektor pariwisata tidak akan mampu berdiri dan berjalan sendiri. Sektor ini membutuhkan kolaborasi antar sektor agar usaha ini tetap berjalan.

Untuk itu, menjalin kemitraan ini sangat penting sebagai strategi pemasaran pariwisata untuk keberlangsungan bisnis Anda kedepannya. Maksimalkan kemitraan dengan turut melibatkan mitra-mitra potensial seperti fotografer, blogger, vlogger, dan influencer lainnya.

10. Manfaatkan Virtual Reality dan Virtual Tour

Di tengah kecanggihan teknologi seperti saat ini, muncullah istilah VR atau Virtual Reality yang bisa memungkinkan penggunanya melakukan virtual tour. Saat ini, peran VR dalam berbagai bisnis sudah banyak terlihat salah satunya untuk memasarkan jasa wisata.

Ini menarik untuk Anda coba karena dengan metode ini calon pelanggan bisa melihat secara langsung bagaimana penampakan dari tempat wisata yang akan mereka datangi. Jadi, calon wisatawan pun jadi lebih tertarik untuk berkunjung ke objek wisata tersebut.

Sudah Tahu Strategi Pemasaran Wisata?

Nah setelah mengetahui strategi pemasaran pariwisata tersebut, Anda bisa langsung coba sendiri, ya. Kalau Anda mau pakai VR untuk pemasaran pariwisata, bisa coba Pointbox Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, bisa baca juga peran VR dalam berbagai bisnis termasuk pariwisata, ya.

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,