Memahami Perbedaan Utama Metaverse Vs Virtual Reality

View : 
756
Memahami Perbedaan Utama Metaverse Vs Virtual Reality

Sekilas mirip tapi ternyata tidak sama, bahkan masih banyak penggunanya yang belum menyadari bahwa kedua hal ini sangat berbeda. Berbicara soal kemajuan teknologi global, fenomena metaverse vs virtual reality memang sedang hangat jadi perdebatan. Hal tersebut berawal dari kedua teknologi yang memiliki konsep mirip.

Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan utama antara metaverse dan virtual reality agar kita dapat memahami konsep-konsep tersebut dengan lebih baik.

Apa itu MetaVerse?

Sebenarnya, rancangan dari teknologi ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun, implementasi dan teknologinya baru benar-benar dipasarkan beberapa tahun belakangan ini. Teknologi metaverse sendiri adalah gagasan dari Facebook yang menjadi teknologi terbaru pada internet dengan menekankan segi virtualisasi.

Mudahnya, teknologi metaverse adalah sebuah platform atau dunia virtual yang memungkinkan Anda untuk hidup, bersosialisasi, berdagang, dan melakukan berbagai aktivitas secara virtual dalam dunia maya. Walaupun konsep virtual juga digunakan dalam teknologi virtual reality, namun kedua teknologi ini tidaklah sama.

Apa itu Virtual Reality?

Walaupun sama-sama mengusung teknologi virtual, namun jika Anda bandingkan antara metaverse vs virtual reality pastinya akan berbeda. Teknologi VR lebih mengacu pada penciptaan simulasi dari dunia nyata yang dipresentasikan dalam dunia virtual. Sehingga konsep dasar dari keduanya sangat berbeda.

Penggunaan teknologi ini lebih kepada menyuguhkan pengalaman baru dengan referensi dunia nyata terhadap sebuah situasi kondisi. Mudahnya pengertian VR adalah gambaran dunia sebenarnya yang memungkinkan Anda melakukan berbagai kegiatan dengan asas kegiatan simulasi.

Apa Perbedaan Metaverse Vs Virtual Reality?

Agar lebih jelas, Anda bisa pelajari beberapa perbedaan berikut ini:

1. Konsep Dasar

Perbedaan pertama bisa Anda lihat dari konsep dasarnya, metaverse akan membawa Anda ke dunia virtual yang benar-benar baru, sedangkan virtual reality membawa dunia Anda ke dalam teknologi virtual.

2. Kegiatan yang Bisa Anda Lakukan

Jika Anda bandingkan antara metaverse vs virtual reality, kegiatan dalam teknologi ini juga akan nampak berbeda. Karena konsep dasar virtual reality adalah kegiatan simlasi yang lebih monoton atau dengan syarat tertentu. Seperti contoh pada simulasi furniture virtual, Anda hanya bisa memasang furniture pada lokasi tertentu saja.

Sedangkan dalam dunia metaverse, Anda bisa melakukan berbagai aktivitas sesuai keinginan. Contohnya, Anda bisa melakukan interaksi antar avatar, menjelajahi dunia baru, berdagang, membuat sebuah kelompok, dan masih banyak kegiatan menarik lainnya.

3. Dari Segi Aksesibilitas

Secara akses, sebenarnya teknologi metaverse masih dalam tahap pengembangan. Terutama dari berbagai brand teknologi besar, seperti Facebook, Microsoft, dan juga Apple. Apalagi dunia yang terbuka, membuat perkembanganya lebih tanpa batas daripada virtual reality.

Karena dalam beberapa teknologi VR yang ada, pengalaman yang Anda rasakan biasanya lebih monoton. Namun, dari berbagai produk VR, Anda sudah bisa menemukannya di banyak bidang atau di pasaran untuk game maupun video VR.

4. Perbedaan dari Batasan Teknologi

Perbedaan metaverse vs virtual reality berikutnya lebih merujuk pada perbedaan dari kedua teknologi virtual tersebut. Karena dalam potensi pengembangannya, metaverse memiliki batasan yang jauh lebih luas.

Bahkan dukungan fiturnya mencakup AR, VR, Crypto, Blockchain, dan berbagai fitur virtual lainnya. Sedangkan untuk teknologi VR lebih terbatas dalam segi fitur. Karena kebanyakan hanya memfokuskan fitur untuk simulasi yang diinginkan.

5. Secara Potensi Kepemilikan

Perbedaan lainnya ada dalam potensi kepemilikan dari kedua teknologi ini, karena untuk penggunaan VR biasanya adalah milik sebuah brand. Misalnya, teknologi VR yang IKEA buat untuk pelanggannya. Sudah sangat jelas jika kepemilikan ada pada brand pembuat teknologi tersebut.

Sedangkan untuk metaverse sendiri, setiap pengguna berkesempatan memiliki barang dan pengalaman yang dirasakannya dalam dunia metaverse. Bahkan segala hak cipta dari apa yang Anda ciptakan baik lahan virtual maupun produk adalah hak penuh dari platform metaverse itu sendiri.

6. Perangkat yang Anda Gunakan

Jika Anda ingin menggunakan teknologi VR, Anda membutuhkan bantuan sebuah alat seperti Headset VR, smartphone dengan dukungan VR, atau VR tech sejenisnya. Sedangkan untuk perangkat dari metaverse perkembangannya lebih luas, bahkan bisa juga menggunakan alat yang sama dengan yang Anda gunakan untuk bermain VR.

7. Dalam Segi Bisnis

Jika Anda bandingkan antara metaverse vs virtual reality, kemungkinan yang lebih baik untuk bisnis saat ini adalah teknologi VR. Karena teknologi ini bisa Anda buat lebih eksklusif dengan fitur dan batasan yang bisa Anda sesuaikan dengan bisnis.

Bahkan hak cipta teknologi VR juga sepenuhnya miliki perusahaan yang menggunakannya. Sedangkan perkembangan dunia metaverse akan bersifat lebih terbuka yang bisa membuat penggunanya juga melakukan berbagai kegiatan bahkan melakukan sebuah bisnis.

Kenapa Anda Harus Menggunakan VR?

Walaupun banyak pebisnis sudah memahami dan tahu mana yang lebih baik untuk bisnisnya antara metaverse vs virtual reality. Sayangnya, masih belum banyak yang menggunakannya. Padahal pemanfaatan VR dalam bisnis dapat memberikan banyak benefit, seperti beberapa keuntungan menggunakan virtual reality berikut ini:

A. Meningkatkan Value Bisnis

Jika Anda menggunakan teknologi VR, pastinya kredibilitas dan profesionalitas bisnis akan meningkat. Sehingga potensi peningkatan pelanggan dan konversi akan jauh lebih besar.

B. Meningkatkan Kepuasan dan Pengalaman Pelanggan

Dalam beberapa bisnis, misalnya seperti properti, teknologi VR dapat memberikan pengalaman yang lebih realistis pada para pelanggannya.

C. Menghemat Biaya

Penggunaan teknologi VR dapat mengurangi biaya pengembangan produk hingga pelatihan karyawan. Karena umumnya penyedia jasa pembuatan VR akan memberikan hasil foto senyata mungkin hingga guided tour. Jadi, calon pelanggan bisa mendapatkan informasi lebih akurat dan interaktif dari sistem VR.

D. Jangkauan Lebih Luas

Pada beberapa kasus seperti penggunaan tur virtual mandiri, teknologi ini bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Contohnya seperti simulasi toko terpusat yang bisa menyambungkan toko cabang dengan toko pusat di luar negeri.

E. Potensi Meningkatkan Penjualan

Lewat adanya branding yang lebih baik, lebih profesional, dan kredibilitas. Maka, trusted pelanggan juga kan lebih baik dan angka konversi serta penjualan akan meningkat. Sehingga profit dan tujuan perusahaan bisa lebih mudah tercapai.

Estimasi Biaya Virtual Reality

Sebenarnya, estimasi biaya untuk penggunaan virtual reality akan tergantung pada kebutuhan Anda. Penyedia layanan, tempat, alat, fitur, dan lain sebagainya dapat menjadi faktor yang mempengaruhi biayanya. Secara umum, perkiraan biayanya bisa mulai dari sekitar Rp6.000.000,00 hingga puluhan juta rupiah.

Kini Anda Tahu Perbedaan Metaverse Vs Virtual Reality!

Nah, itulah beberapa perbedaan antara metaverse vs virtual reality. Secara bisnis, teknologi VR akan lebih baik, tentunya jika Anda terapkan dengan benar. Jika Anda tertarik menggunakan teknologi seperti tour virtual, pastikan menggunakan jasa dari PointBox.

Selain pengalaman dan jam terbang yang tinggi, banyak brand besar yang sudah bekerjasama dengan PointBox. Belum lagi harga jasa virtual tour juga cukup bersahabat, sehingga bisa membuat bisnis lebih maju dengan bujet terbatas.

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,