Strategi dan Cara Memasarkan Properti yang Cocok untuk Milenial

View : 
771
Strategi dan Cara Memasarkan Properti yang Cocok untuk Milenial

Cara memasarkan properti ke milenial perlu Anda ketahui, mengingat generasi milenial merupakan pasar potensial untuk para pelaku bisnis properti saat ini. Selain karena penghasilan yang tinggi, gaya hidup yang konsumtif dan serba cepat menjadi beberapa alasannya.

Agar dapat lebih memahami bagaimana cara memasarkan properti ini ke generasi millenials. Simak langkah-langkahnya berikut ini!

Cara Memasarkan Properti ke Milenial

Generasi milenial tumbuh besar dengan menggunakan internet. Penggunaan aplikasi ponsel pintar, ketergantungan pada gambar dan visual, serta konsumsi informasi digital merupakan kebiasaan yang tidak bisa terlepas dari generasi satu ini. Berikut adalah strategi paling tepat untuk menarik perhatian mereka:

1. Iklankan dengan Foto Berkualitas

Hampir semua orang sudah mulai terbiasa untuk mencari hunian melalui platform properti online. Namun, generasi milenial adalah kelompok yang lebih sering melakukannya daripada kelompok generasi lain.

Sekiranya, 9 dari 10 orang yang masuk kategori milenial lebih memilih media online untuk pencarian rumah. Kelompok milenial ini akan menggunakan setidaknya 3 portal properti online sebagai bahan perbandingan.

Hal pertama yang akan kelompok milenial ini lihat adalah foto yang terpajang pada listing iklan. Karena itu, pastikan bahwa foto perumahan yang Anda posting tampak menarik dan profesional. Selain itu, pastikan juga tampilan rumah Anda bersih.

2. Strategi Pemasaran Berbasis Aplikasi

Cara memasarkan properti ke milenial selanjutnya adalah dengan menggunakan strategi pemasaran berbasis aplikasi. Sebab, tidak sedikit pengguna internet yang menghabiskan waktunya untuk penggunaan aplikasi berbasis internet.

Pemasaran berbasis aplikasi ini tidak membuat Anda harus membuat aplikasi sendiri. Pasalnya, Anda bisa menggunakan layanan yang akan membuat membuat iklan milik Anda muncul di aplikasi pihak ketiga tersebut.

Salah satu contohnya, Anda bisa menggunakan Pointbox Indonesia. Di mana perusahaan ini akan membantu Anda merancang dan memvisualisasikan aset perusahaan ke dalam format 3D.

3. Lebih Transparan

Cara pemasaran properti ke milenial selanjutnya adalah Anda harus lebih transparan. Perlu Anda ketahui, bahwa generasi milenial akan melakukan riset yang mendalam ketika melakukan proses pembelian rumah.

Karena itu, Anda harus mempertimbangkan survei hunian sebelum menawarkannya kepada pasar. Ada banyak sekali pihak pengembang yang nyatanya tidak berhasil menarik pembeli karena lambat dalam mengerjakan proyek. Selain itu, hal ini juga dipengaruhi oleh penawaran dengan harga yang terlalu tinggi.

Jadi, sudah saatnya Anda menurunkan risiko agar dapat menjual rumah dengan cepat. Caranya, silahkan Anda berikan kesan pertama yang baik kepada konsumen. Hal tersebut bisa Anda lakukan melalui situs website properti yang menarik dan informatif.

4. Permudah Akses Belanja Online

Cara memasarkan properti ke milenial berikutnya adalah dengan mempermudah akses belanja online. Sebab, jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, generasi muda lebih sering menghabiskan banyak uang secara online.

Berikut ini ada beberapa hal yang bisa Anda terapkan untuk mempermudah akses belanja online bagi kaum milenial:

  • Pastikan katalog online Anda selalu up-to-date.
  • Buat tampilan katalog lebih responsif.
  • Berikan konsumen opsi untuk berbagai bentuk pembayaran, baik e-wallet, kartu kredit, dan lain sebagainya.
  • Berikan informasi yang jelas kepada konsumen sebelum proses check out. Mulai dari informasi mengenai pengiriman, pajak, biaya tambahan lainnya, hingga diskon produk.
  • Terakhir, berikan penawaran diskon yang menarik.

5. Pemasaran Melalui Social Sharing

Jika Anda ingin meningkatkan penjualan dan pemasukan, maka Anda harus bisa membuat kelompok milenial membeli produk yang Anda tawarkan. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang lebih mengandalkan persuasive content, kelompok milenial lebih mengandalkan social recommendation.

Jadi, biasanya sebelum kelompok milenial memutuskan untuk membeli suatu produk, mereka akan meminta rekomendasi terlebih dahulu dari orang lain. Karena itu, salah cara cara pemasaran properti yang bisa Anda lakukan untuk membuat kelompok milenial ini membeli produk Anda adalah dengan social sharing.

Anda bisa meminta bantuan orang yang sudah banyak dikenal masyarakat untuk melakukan endorse produk. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan influencer untuk mempromosikan produk properti Anda.

6. Permudah Melakukan Penawaran

Cara memasarkan properti ke milenial selanjutnya adalah dengan memberikan kemudahan untuk melakukan penawaran. Perlu Anda ketahui, kelompok milenial sudah terbiasa menggunakan teknologi dalam kehidupan sehari-harinya. Khususnya untuk urusan keuangan.

Bahkan, setengah dari kelompok milenial ini menggunakan sumber online untuk simulasi KPR. Jadi, berikan kemudahan dalam melakukan penawaran kepada kelompok milenial tersebut. Caranya, Anda bisa menggunakan fitur simulasi atau pengajuan KPR melalui widget yang Anda sematkan dalam situs website properti.

7. Gunakan Bahasa yang Digunakan Target Pasar

Agar dapat menjalankan bisnis di tengah kelompok milenial, maka Anda harus bisa berbicara dengan bahasa yang digunakan oleh target pasar. Sebab, setiap generasi memiliki istilah dan cirinya sendiri. Target pasar ini akan tertarik dan merasa nyaman ketika mendengar percakapan yang familiar.

Sebenarnya, berbicara dalam bahasa yang sesuai dengan target pasar tentu tidak akan bisa menggantikan kualitas produk maupun layanan yang Anda tawarkan. Namun, bahasa yang tepat bisa membuka pintu komunikasi yang baik antara target pasar dengan brand.

Selain itu, hadirlah dengan persona yang autentik, terutama di media sosial bisnis Anda. Sebab, karakter brand yang autentik akan lebih menarik untuk kelompok milenial saat ini.

8. Gunakan Virtual Tour

Terakhir, Anda bisa menggunakan virtual tour untuk memasarkan properti Anda. Cara ini banyak dipilih karena saat ini kelompok milenial sudah sangat melek akan teknologi. Adanya virtual tour ini juga akan semakin mempermudah kelompok milenial untuk mengetahui bagaimana kondisi properti yang Anda tawarkan.

Cara Pemasaran Mana yang Sudah Pernah Anda Coba?

Itulah informasi mengenai bagaimana cara memasarkan properti ke milenial. Intinya, berbeda generasi akan berbeda pula cara pendekatannya. Lantas, tahukah Anda bagaimana matterport dapat membantu meningkatkan penjualan properti? Peran teknologi VR dalam properti memang sangat penting.

Terutama dalam membantu perusahaan memberikan simulasi secara visual. Karena teknologi VR tidak hanya memberikan gambaran yang lebih baik seputar perencanaan pembangunan saja. Melainkan juga membantu arsitek dalam melakukan simulasi desain, hingga memungkinkan survei bangunan secara digital.

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,