Mixed Reality dalam Sektor Industri, serta Bedanya dengan AR dan VR!

View : 
881
Mixed Reality Dalam Sektor Industri

Seiring perkembangan zaman, teknologi mixed reality semakin mengambil peran dalam proses pengelolaan bisnis di berbagai sektor industri. Misalnya saja, pada bisnis pariwisata yang kini menyediakan jasa virtual tour dengan berbagai fitur teknologi canggih untuk meningkatkan daya tarik masyarakat.

Tak hanya itu, teknologi ini juga menjadi terobosan baru untuk keperluan industri di berbagai sektor. Bahkan, dunia konstruksi, sipil, dan desain interior juga menggunakan teknologi ini untuk keperluan presentasi bangunan.

Bagi Anda yang penasaran dan ingin mengetahui teknologi ini lebih dalam? Mari simak dalam artikel ini!

Apa itu Mixed Reality?

Realitas campuran atau mixed reality (MR) adalah penggabungan antara dunia nyata dengan teknologi virtual. Fungsinya, adalah untuk menciptakan lingkungan serta suasana dalam bentuk visualisasi baru, di mana objek fisik dan digital tersebut berjalan secara berdampingan dengan interaksi yang real-time.

Perkembangan Mixed Reality

Teori dari teknologi ini awalnya pernah dibahas oleh seorang pakar teknologi Fumio Kishino dan Paul Milgram pada tahun 1994. Pada saat itu, mereka mengatakan bahwa seiring perkembangan zaman dan teknologi, lingkungan kita akan berubah menjadi ruang virtual.

Kemudian, ruang virtual ini nantinya akan digunakan secara khusus sebagai media komunikasi yang menggabungkan antara dunia nyata dan dunia virtual dalam waktu yang bersamaan. Lalu, dari hasil rancangan teori inilah, terbentuk sebuah teknologi MR yang saat ini pemanfaatanya sudah mencakup berbagai sektor industri.

Pemanfaatan Mixed Reality di Berbagai Sektor Industri

Kira-kira apa saja sektor industri yang memanfaatkan teknologi ini untuk keperluan operasional? Berikut ini penjelasan lengkapnya:

1. Industri Pariwisata

Sektor industri pertama yang menerapkan teknologi ini dalam perkembangan bisnisnya adalah industri pariwisata. Peran teknologi campuran ini dalam sektor industri pariwisata sangat beragam dengan berbagai terobosan baru yang membuat para konsumen mendapat pengalaman berbeda dalam berwisata.

Bentuk pemanfaatan teknologi mixed reality dalam dunia pariwisata sangat beragam. Misalnya, pemanfaatan virtual lokasi, informasi visual, dan pengalaman memesan hotel langsung dengan melihat kondisi kamar hotel secara real-time.

Bahkan, Anda juga bisa mendapat pengalaman sensasi liburan virtual dengan teknologi ini. Awal mula penerapan teknologi ini dalam dunia bisnis pariwisata adalah saat masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 lalu.

Geliat sektor industri yang sempat meredup, terbukti berhasil naik kembali berkat pemanfaatan teknologi ini untuk keperluan promosi dan pelayanan wisata di berbagai dunia. Dalam beberapa layanan pariwisata, Anda juga bisa mendapatkan pengalaman petualangan ke luar negeri secara praktis.

Baca juga: Keuntungan Virtual Tour Pariwisata dan Dampaknya bagi Bisnis Lokal

2. Industri Konstruksi, Sipil, dan Interior

Bisnis selanjutnya datang dari sektor industri konstruksi dan sipil. Penggunaan teknologi MR dalam industri konstruksi sipil terlihat dari pembuatan desain pondasi serta arsitektur sipil secara virtual nyata. Selain itu, teknologi ini juga dapat menggambarkan keadaan bangunan secara real-time.

Meskipun bukan hal baru dalam industri konstruksi dan sipil, namun teknologi ini terbukti sangat ampuh untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terkait desain konstruksi dan sipil tersebut. Tentu, ini tidak lepas dari penggambaran nyata kondisi bangunan yang akan dibangun dalam bentuk visual yang nyata dan meyakinkan.

Bahkan, pelanggan juga bisa merasakan bahwa teknologi ini membantu mereka ketika melakukan pengambilan keputusan terkait pembelian properti. Karena melalui perangkat virtual, konsumen bisa merasakan berada dalam lokasi lain atau dalam bangunan tertentu dengan pengalaman yang sangat menyenangkan.

Baca juga: Manfaat Mixed Reality untuk Otomotif, Tingkatkan Omzet Bisnis!

3. Industri Kesehatan

Industri kesehatan juga telah cukup lama menggunakan teknologi mixed reality. Bahkan, peran teknologi ini telah diterapkan dalam bentuk pelatihan situasi darurat dan aplikasi anatomi perangkat virtual. Selain itu, teknologi ini juga telah melakukan terobosan berupa operasi virtual.

Melalui bantuan teknologi ini, situasi buruk seperti phobia pasien terhadap darah dan jarum suntik dapat teratasi dengan sangat mudah. Jadi, pasien akan melakukan operasi tanpa perlu takut melihat darah maupun jarum suntik.

Ketika operasi berlangsung, pasien akan dipasangkan perangkat virtual agar merasakan sensasi operasi tanpa perlu melihat bercak darah dan alat operasi.

Selain itu, penerapan teknologi ini juga bisa diterapkan dalam bentuk aplikasi anatomi untuk keperluan pembelajaran bagi para dokter muda yang minim pengalaman.

Baca juga: Kenali Virtual Reality dan Augmented Reality dalam Bidang Kesehatan

4. Industri Game

Terakhir peran teknologi MR yang keempat adalah untuk keperluan industri game. Mungkin hal ini sudah tidak asing lagi terdengar di telinga Anda. Penggunaan teknologi ini bagi industri game berguna untuk memberikan sensasi berbeda ketika pengguna bermain game terutama dengan genre petualangan.

Melalui teknologi ini, para pengguna akan mendapatkan sensasi permainan yang nyata, seakan-akan Anda berada dalam game tersebut di waktu yang bersamaan.

Selain itu, pemanfaatan teknologi ini dalam industri game juga akan memungkinkan pengguna melakukan interaksi nyata dengan objek virtual yang berada dalam game tersebut. Artinya, teknologi ini akan memfasilitasi manusia agar dapat melakukan komunikasi dengan benda ataupun makhluk lain dalam sebuah game.

Perbedaan Teknologi VR, AR, dan Mixed Reality

Berikut adalah perbedaan antara teknologi, VR, AR, dan MR yang perlu Anda ketahui:

1. Virtual Reality (VR)

Virtual Reality atau (VR) memiliki arti sebagai simulasi dari lokasi atau objek tertentu yang terbentuk berdasarkan urutan gambar statis atau video. Selain itu, komponen multimedia lainnya seperti musik, teks, narasi, efek suara, dan lainnya dapat masuk di dalamnya.

2. Mixed Reality (MR)

Realitas campuran atau teknologi mixed reality (MR) adalah penggabungan antara dunia nyata dengan teknologi virtual. Fungsinya untuk menciptakan lingkungan serta suasana dalam bentuk visualisasi baru, di mana dalam objek fisik dan digital tersebut berjalan secara berdampingan dengan interaksi yang real-time.

3. Augmented Reality (AR)

Augmented Reality (AR) adalah teknologi yang penggunaannya menggabungkan antara benda maya dalam beberapa dimensi ke dalam lingkungan nyata. Kemudian, dimensi tersebut akan memproyeksikan benda-benda maya agar terealisasi dalam dunia nyata secara real-time.

Inti Perbedaan VR, AR, dan MR

Pada dasarnya, ketiga teknologi virtual ini mempunyai tujuan yang sama, yaitu memproyeksikan objek virtual agar terealisasi dalam dunia nyata. Namun, terdapat perbedaan antar ketiganya terutama dalam bentuk pemanfaatan teknologi tersebut secara keseluruhan. Berikut penjelasannya:

VR bertujuan agar penggunanya dapat melakukan sebuah interaksi dalam dunia virtual dengan sensasi layaknya berada di dunia dunia nyata,

Sedangkan AR bertujuan untuk menambahkan suatu informasi atau objek dalam dunia maya agar dapat tampil dan terproyeksi dalam dunia nyata.

Kemudian, MR bertujuan untuk membuat suatu objek yang terbentuk dari sebuah virtual agar terasa real. Teknologi ini juga akan memaksimalkan objek virtual agar bisa bergerak secara langsung dalam ruang lingkungan yang nyata.

Sudah Paham Tentang Apa itu Mixed Reality?

Sekian pembahasan tentang teknologi Mixed reality (MR) serta pemanfaatannya dalam sektor industri, dan perbedaannya dengan AR dan VR. Intinya, teknologi MR adalah bentuk inovasi dari teknologi VR dan AR yang mampu merealisasikan objek virtual agar dapat berinteraksi secara real dengan manusia di dunia nyata.

Jika Anda ingin bisnis pariwisata Anda semakin berkembang, maka jasa virtual travel siap membantu Anda. Jadikan promosi bisnis Anda semakin canggih dengan layanan 3D tour terbaik!

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,