Manfaat Teknologi Digital dalam Bisnis dan Contoh Penerapannya

View : 
822
Manfaat Teknologi Digital dalam Bisnis dan Contoh Penerapannya

Manfaat teknologi dalam bisnis sangatlah luas, baik untuk peningkatan mutu secara internal maupun kepuasan pelanggan secara eksternal. Anda bisa melihat bagaimana perusahaan-perusahaan global melakukan eskalasi ke teknologi yang lebih tinggi. Hasilnya, mutu perusahaan meningkat secara menyeluruh.

Jika Anda berpikir bahwa teknologi yang dimaksud hanya sebatas komputasi dan penyimpanan cloud, maka Anda salah besar. Dunia bisnis kini jauh lebih canggih. Ada banyak solusi inovatif terbaru yang bisa Anda hadirkan ke bisnis Anda. Simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

5 Manfaat Teknologi dalam Bisnis Modern

Anda mungkin berpikir berulang kali sebelum mengadopsi teknologi baru ke perusahaan Anda. Kalkulasi untung-rugi memang wajar dan wajib bagi pebisnis. Agar Anda bisa berpikir lebih luas, mari kita lihat manfaat apa saja yang bisa teknologi berikan untuk Anda:

1. Migrasi dari Offline Ke Online

Saat ini, kantor pusat terbaik untuk perusahaan adalah website. Media pemasaran yang paling efektif adalah sosial media. Operasional yang paling disukai karyawan adalah remote working. Semuanya merupakan ciri khas bisnis modern berbasis online.

Karena mengadopsi teknologi terbaru, seluruh aktivitas perusahaan bisa berjalan secara digital. Mulai kolaborasi antar tim, pengawasan, pemasaran, hingga pelaporan mengandalkan aplikasi. Ini adalah manfaat teknologi dalam bisnis yang mampu mengubah dan meningkatkan kualitas perusahaan secara menyeluruh.

2. Mengurangi Pengeluaran Perusahaan

Masih berkaitan dengan poin pertama, migrasi ke sistem online tidak hanya mengubah cara perusahaan bekerja. Proses ini juga mampu menghemat pengeluaran secara signifikan. Coba Anda perhitungkan, berapa besar biaya yang harus Anda keluarkan untuk menjalankan bisnis secara offline’.

Kemudian buat kalkulasi tandingan dengan sistem online. Beberapa contoh poinnya adalah:

  • Harga sewa hosting & domain untuk website versus harga sewa properti fisik.
  • Biaya fasilitas kantor versus biaya langganan aplikasi remote working.
  • Pembelian alat tulis kantor (ATK) tiap bulan versus pengadaan laptop untuk pemakaian jangka panjang.

Kalkulasi di atas hanya bersifat kuantitatif, belum termasuk kalkulasi kualitatif seperti kecepatan operasional, kelengkapan data bisnis, resiko human error lebih rendah, dan lain sebagainya.

3. Memperluas Jangkauan Pasar

Melalui bisnis konvensional, Anda mungkin hanya bisa menjangkau konsumen di area tertentu. Misalnya toko baju di suatu kawasan perbelanjaan hanya bisa menargetkan pembeli di kawasan tersebut. Satu-satunya cara untuk berekspansi adalah dengan membuka cabang di kawasan lain yang tentu saja beresiko.

Salah satu manfaat teknologi dalam bisnis yaitu untuk memperluas jangkauan pasar tanpa perlu menambah cabang. Pada contoh kasus toko baju di atas misalnya, Anda bisa bergabung ke marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Tentu target pasar Anda akan langsung meluas ke seluruh Indonesia.

4. Target Pasar Lebih Terarah

Ketika memanfaatkan teknologi terbaru, Anda berkesempatan untuk mendapatkan data yang lebih lengkap dan akurat. Data bisa berupa riwayat transaksi, profil konsumen, tren pasar, dan masih banyak lagi. Menggunakan data ini, Anda bisa membuat keputusan bisnis yang lebih terarah dan terukur.

Misalnya, Anda memiliki data pelanggan yang berisi identitas jenis kelamin. Anda kemudian melakukan analisis data penjualan dan mencocokannya dengan data jenis kelamin pelanggan. Dari sini, Anda bisa menyimpulkan apakah busana pria atau wanita mana yang lebih banyak terjual.

5. Meningkatkan Pendapatan Perusahaan

Puncak dari semua manfaat teknologi dalam bisnis adalah peningkatan pendapatan perusahaan. Capaian ini berasal dari aktivitas bisnis yang lebih efektif dan efisien. Tidak hanya dari segi internal, cara perusahaan bertransaksi, berpromosi, dan melayani pelanggan pun menjadi semakin baik.

Karena meningkatnya kualitas produk dan pelayanan, peluang untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan pun menjadi tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika Anda tidak mengadopsi teknologi terbaru, konsumen lambat laun akan beralih ke kompetitor. Pilihan sepenuhnya berada di tangan Anda.

Baca juga: Cara Tingkatkan Pendapatan Bisnis Propertimu dengan VR

Melangkah Lebih Jauh dengan Virtual Reality (VR)

VR adalah teknologi visualisasi 3 dimensi yang menghadirkan pengalaman nyata. Ketika menggunakan VR, Anda bisa mengajak konsumen untuk merasakan pengalaman menggunakan produk dan layanan secara virtual. VR merupakan bukti nyata manfaat teknologi dalam bisnis, beberapa contohnya yaitu:

A. IKEA Place: Simulasi Penempatan Furniture

IKEA sudah lama dikenal sebagai produsen perabotan rumah berskala internasional. IKEA mengadopsi VR untuk menghadirkan IKEA Place, sebuah simulator penempatan furniture di rumah konsumen. IKEA Place adalah contoh manfaat teknologi dalam bisnis yang out-of-the-box.

Teknologi ini memungkinkan konsumen IKEA untuk mencoba menempatkan furniture di berbagai sudut rumah sebelum membelinya. Melalui teknologi ini, konsumen tidak perlu lagi melakukan pengukuran manual. Kecocokan furniture dengan desain interior pun bisa langsung diuji coba oleh konsumen sendiri.

B. Warby Parker Virtual Try-On: Coba Frame Kacamata

Kebiasaan konsumen saat akan membeli kacamata adalah mencoba kecocokan frame terlebih dahulu. Supaya memudahkan pelanggan mereka, Warby Parker menghadirkan aplikasi bernama Virtual Try-On. Aplikasi ini bisa konsumen gunakan untuk mencoba pilihan frame secara virtual.

Walaupun hanya virtual, dengan kemampuan VR, pengalaman konsumen terasa hampir setara dengan uji coba fisik. Fitur ini sangat memanjakan konsumen karena bisa mencoba frame tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Selain itu, Virtual Try-On juga berguna untuk menjaga produk di etalase agar tetap bersih dan awet.

C. BMW Virtual Product Presentation: Desain Sendiri Mobilmu!

BMW termasuk salah satu produsen otomotif prestigious yang menawarkan pilihan kustomisasi terhadap produk mereka. Kali ini, BMW meluncurkan Virtual Product Presentation (VPP) dengan mengandalkan teknologi VR. BMW VPP menghadirkan pengalaman nyata untuk mencoba dan memodifikasi tampilan mobil.

Pengguna bisa memilih tipe BMW yang mereka inginkan. Kemudian, VPP akan menampilkan eksterior dan interior mobil dalam format 3 dimensi.

Pengguna bahkan bisa memilih warna dan desain sesuka hati, serta melihat tampilan mobil di siang dan malam hari. Inilah bukti manfaat teknologi dalam bisnis industri otomotif.

Baca juga: Manfaat Mixed Reality untuk Otomotif, Tingkatkan Omzet Bisnis!

D. Nike Fit: Mencoba Ukuran Sepatu Secara Virtual

Dalam sebuah penelitian, Nike mengungkapkan bahwa 60 persen orang salah memilih ukuran sepatu. Agar dapat mengatasi masalah ini, Nike pun berinisiatif meluncurkan aplikasi berbasis VR bernama Nike Fit.

Melalui aplikasi ini, konsumen cukup melakukan scan kaki untuk menentukan ukuran. Sistem Nike Fit akan menyimpan data ukuran kaki konsumen. Selanjutnya, konsumen hanya perlu melakukan scan QR setiap akan membeli produk Nike. Resiko salah memilih ukuran sepatu pun jauh lebih kecil.

Buktikan Manfaat Teknologi dalam Bisnis, Adopsi VR Sekarang!

Sudah banyak pebisnis yang merasakan manfaat teknologi dalam bisnis, terutama inovasi berbasis VR. Penggunaan teknologi digital saat ini bukanlah hal yang istimewa, melainkan standar baru dalam dunia bisnis. Jika Anda ingin memiliki nilai plus, maka Anda tidak bisa hanya mengandalkan teknologi mainstream.

Jika Anda ingin memanjakan pengguna dengan VR, Anda bisa memanfaatkan jasa virtual tour. Harga jasa virtual tour cukup terjangkau, namun manfaatnya sangatlah besar. Buktikan sekarang juga!

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,