7 Cara Memasarkan Properti Kekinian, Ada Virtual Open House!

View : 
836
cara memasarkan properti menggunakan virtual reality

Pada sebuah bisnis, upaya menjual atau memasarkan sebuah komoditas kerap kali memiliki sebutan marketing. Namun, berbeda dengan marketing pada bidang lain,
cara memasarkan properti atau real estate memang bukan hal yang mudah, kira-kira apa saja inovasi terbaru untuk pemasaran properti?

Beragam Cara Memasarkan Properti

Di masa modern seperti sekarang, marketing juga mengalami inovasi yang cukup berarti. Untuk bidang real estate atau properti sendiri, ternyata ada cara-cara maupun jurus jitu yang modern untuk membuat calon pembeli berdatangan.

Hal yang lebih spesialnya lagi, praktik pemasaran real estate ini bisa Anda terapkan baik untuk skala besar ataupun kecil. Berikut adalah 7 cara memasarkan properti yang mudah tapi juga ampuh:

1. Menggunakan Media Sosial

Media sosial tentu tidak butuh perkenalan lagi. Salah satu layanan yang ada di dunia maya ini memang terkenal memiliki banyak sekali kelebihan dan fungsi. Tentu saja salah satunya adalah untuk memasarkan properti ataupun tempat hunian.

Dengan menggunakan media sosial tertentu seperti TikTok ataupun Instagram, Anda dapat menjangkau banyak audiens. Hal yang perlu Anda lakukan untuk memasarkan properti lewat media sosial adalah dengan melakukan update konten secara teratur.

Pastikan materi pemasaran Anda baik, dan jangan lupa untuk melakukan posting konten di jam-jam yang optimal. Anda dapat melihat info ini dengan melakukan riset di internet.

2. Membuat Situs zWeb

Selain menggunakan media sosial, situs web atau yang kerap kali memiliki sebutan website juga tidak boleh absen jika bicara soal cara memasarkan properti.

Dengan menggunakan website, Anda dapat melakukan pengarsipan bahan marketing dengan lebih tertata. Calon pembeli juga dapat melihat spesifikasi properti dengan lebih detail karena website memiliki lebih banyak fitur.

Bahkan bukan tidak mungkin kalau Anda memasukkan 360 virtual tour real estate di dalam website pemasaran milik Anda tersebut. Namun yang terpenting adalah website pemasaran tersebut dapat meningkatkan kredibilitas Anda sebagai penjual atau seller.

Untuk membuat website, Anda dapat menggunakan layanan gratis seperti WordPress ataupun dengan domain berbayar yang hadir dalam rentang harga yang beragam. Satu hal yang pasti, presentasi pada website Anda haruslah elegan dan menunjukkan profesionalisme.

Karena saat ini tren yang sedang diminati banyak orang yaitu minimalisme, maka Anda sebaiknya menggunakan tema website yang terkesan clean dan intuitif. Harapannya, calon pembeli juga merasakan kesan yang wah dan akhirnya bisa membeli properti dari Anda.

3. Berjualan di Situs Jual Beli Properti

Cara memasarkan properti yang berikutnya adalah dengan menggunakan tempat yang seharusnya, yakni situs jual beli. Namun, Anda tentu tidak disarankan berjualan di situs e-commerce populer yang biasa masyarakat gunakan untuk membeli keperluan sehari-hari, melainkan di situs jual beli khusus properti.

Dengan menggunakan situs jual beli khusus properti dan real estate, Anda akan mendapatkan beragam fitur yang sesuai dengan keperluan berjualan Anda. Tidak hanya itu, Anda juga tidak perlu mengurangi target audiens bisnis. Pasalnya, orang yang mengunjungi situs jual beli properti tentu ingin membeli properti.

Untuk meningkatkan kemungkinan properti Anda dilihat oleh banyak audiens, Anda dapat menggunakan fitur yang situs jual beli properti sediakan. Fitur ini umumnya tidak hadir dalam versi gratis, melainkan Anda harus membayar sejumlah biaya.

Meski begitu, tidak jarang banyak penjual properti yang mengaku merasakan manfaatnya, mungkin saja kesan baik yang sama juga berlaku bagi Anda.

4. Beriklan Menggunakan Berbagai Metode

Praktik beriklan juga tidak hanya bisa Anda lakukan di situs transaksi jual beli khusus properti, tetapi juga bisa di berbagai tempat di internet.

Salah satu yang mungkin paling sering orang-orang gunakan adalah dengan memanfaatkan paid promote. Paid promote ini sendiri merupakan sebuah jasa iklan dengan beberapa akun media sosial yang punya jumlah pengikut dan engagement tinggi.

Dengan mengeluarkan sejumlah uang, Anda dapat mempromosikan properti yang sudah jadi kesepakatan bersama dengan pemegang akun.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan Google Ads, yakni fitur dari Google untuk mengiklankan produk maupun jasa Anda di berbagai website yang sudah terafiliasi.

Berbeda dengan paid promote, jangkauan dari Adsense jauh lebih luas. Namun cara memasarkan properti ini juga memiliki kekurangan, karena tidak terlalu segmented sehingga justru bisa memiliki outcome yang minimal.

5. Email Marketing

Kiat dalam memasarkan properti yang satu ini mungkin cocok bagi Anda yang memang ingin berjualan dalam jangka waktu panjang. Email marketing adalah kegiatan untuk memberikan newsletter secara rutin lewat email. Harapannya, calon pembeli dapat selalu up-to-date dengan properti yang sedang Anda jual.

Kalau Anda masih bingung harus menggunakan website apa untuk melaksanakan email marketing, Anda dapat mengecek beberapa layanan email push, dan platform email yang cukup terkenal dan banyak digunakan para pebisnis yaitu Mailchimp. Tak hanya itu, ada juga Kirim.email yakni penyedia jasa email marketing asal Indonesia yang juga tidak kalah bagusnya.

Apapun website yang Anda gunakan, pastikan email marketing tidak melulu berisi tentang jual properti. Anda perlu menyeimbangkan antara konten yang bermanfaat dengan email yang benar-benar berisi informasi promosi sebagai salah satu cara memasarkan properti.

Hal ini berguna agar calon pembeli tidak merasa bosan, kesal, atau merasa sia-sia setelah mengikuti bisnis Anda melalui email marketing.

6. Lakukan Virtual Open House

Di masa pandemi yang sempat berlangsung kurang lebih 2 tahun, Anda mungkin mengalami kesulitan yang cukup besar dalam memasarkan properti. Hal ini tentu saja wajar, karena Anda tidak bisa bertatap wajah secara langsung dengan para calon pembeli.

Satu inovasi yang sempat menjadi solusi untuk masalah ini yaitu melalui virtual open house. Lantas, apa itu virtual open house?

Seperti namanya, virtual open house yaitu kegiatan memperlihatkan properti atau real estate secara virtual. Kegiatan ini dapat Anda lakukan entah itu menggunakan smartphone, laptop, atau bahkan kacamata VR jika Anda memilikinya.

Tidak sembarang orang bisa membuat virtual open house. Selain karena perlengkapan yang dibutuhkan tidak sedikit, butuh orang yang memang ahli di bidangnya untuk merangkai keseluruhan foto menjadi sebuah virtual tour 360 yang imersif.

Oleh karena itu, Anda dapat hubungi Pointbox jika memang tertarik untuk melaksanakan konsep promosi virtual open house.

Untuk melaksanakan hal ini mungkin memang membutuhkan effort yang tidak sedikit, entah itu dari segi biaya maupun waktu. Namun jika Anda mengeksekusi virtual open house dengan seoptimal mungkin, cara memasarkan properti yang satu ini akan membuat reputasi Anda jadi makin baik di mata calon pembeli.

7. Mengikuti Pameran Atau Expo Real Estate

Sebagai salah satu penjual properti, Anda juga perlu membuat diri Anda terlihat dan dikenal oleh para calon pembeli. Salah satu caranya yaitu dengan mengikuti pameran real estate.

Selain bisa bertemu calon pembeli, Anda juga bisa bertukar info dan memperkaya wawasan dengan penjual properti lainnya mengenai kabar-kabar terbaru di dunia properti.

Sudah Paham Cara Memasarkan Properti yang Baik?

Semoga setelah membaca ketujuh metode atau cara memasarkan properti di atas, Anda bisa mendapat deal ataupun hasil penjualan yang terbaik. Kira-kira Anda sudah pernah menerapkan yang mana?

Artikel Lainnya

virtual reality hand

Virtual Reality Hand Sebagai Solusi dalam Terapi Stroke

Dalam era digital yang semakin maju, penggunaan teknologi Virtual Reality (VR) telah menunjukkan potensi yang besar dalam berbagai bidang, termasuk dalam terapi rehabilitasi stroke. Terapi stroke tradisional membutuhkan waktu dan
transformasi digital

Manfaat 5G untuk Virtual Reality dalam Transformasi Digital

Dalam era transformasi digital yang semakin maju, teknologi Virtual Reality (VR) telah menjadi salah satu inovasi yang mengubah cara kita berinteraksi dengan dunia digital. Namun, untuk mewujudkan potensi penuh VR,